Gejala Kencing Manis

Diabetes bukan penyakit baru, tetapi sudah ada sejak tahun 1552 SM. Bahkan, tahun 400 SM, seorang penulis India, Sushratha menamai penyakit ini sebagai “penyakit kencing madu. ” Nama ” Diabetese mellitus” diberikan oleh Arretaeu sekitar 200 tahun SM yang artinya diabetes = mengalir terus dan mellitus = manis.

Diabetes mellitus terjadi ketika kadar gula di dalam darah lebih tinggi daripada keadaan normal (normal 60 mg/dl hingga 145 mg/dl). Menurut survei WHO (Badan Kesehatan Dunia), Indonesia menempati urutan keempat terbesar dalam jumlah penderita diabetes mellitus dengan prevalensi 8,6% dari total penduduk. Urutan di atas adalah India, Cina dan Amerika Serikat.

Diabetes mellitus sering juga disebut penyakit kencing manis. Penyakit ini menyebabkan tubuh penderitanya tidak bisa mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Penderita mengalami gangguan metabolisme distribusi gula dari dalam tubuh sehingga pankreas tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tidak mampu menggunakan insulin secara efektif.

Akibatnya, terjadi kelebihan gula di dalam darah sehingga menjadi racun bagi tubuh. Sebagian glukosa yang tertahan dalam darah tersebut melimpah ke sistem urine sehingga air kencing penderita diabetes mellitus sering dikerubuti semut karena berasa manis.

Gejala yang terlihat dari penyakit diabetes atau kencing manis ini adalah rasa haus yang meyulitkan mungkin merupakan tanda diabetes, sering buang air kecil terutama di malam hari dan tanda demikian ini merupakan gejala, ciri dan tanda yang sangat dominan dari penyakti kencing manis.

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gejala Kencing Manis Pada Wanita

Gejala Kencing Manis Pada Wanita – Penyakit kencing manis atau diabetes adalah penyakit yang saat ini sering di alami oleh banyak penduduk di Indonesia karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup yang sehat, dan dalam artikel saya ini saya akan membahas tentang penyakit kencing manis atau diabetes dan apa saja gejala kencing manis pada wanita yang sering terjadi bila menderita penyakit ini. Penyakit ini bisa menyerang pria maupun wanita dan banyak orang yang berpendapat bahwa penyakit ini di alami oleh orang-orang yang berusia 45 tahun keatas atau yang usia lanjut tetapi faktanya penyakit kencing manis bukan hanya di alami oleh orang-orang yang sudah berusia di atas 45 tahun saja banyak saat ini anak-anak muda yang masih berusia 20 tahun sudah mengalami beberapa gejala kencing manis pada wanita maupun pria, meskipun saat ini banyak pengobatan kencing manis atau diabetes tetapi tetap saja tidak ada seorangpun yang mau bila menderita penyakit ini.

Jumlah penderita kencing manis selalu meningkat dalam setiap tahunnya dan bukan hanya di Indonesia yang penduduknya banyak menderita penyakit kencing manis ternyata banyak di negara-negara maju seperti America Serikat yang penduduknya juga banyak menderita penyakit kencing manis. Pada dasarnya jika semua orang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan semua orang melakukan pola hidup yang sehat maka saya rasa jumlah penderita diabetes akan menurun setiap tahunnya, jaman yang canggih memang saat ini sangat berpengaruh di dalam kehidupan sosial masyarakat dan memang kita tidak bisa menyalahkan teknologi atau perkembangan jaman tetapi seharusnya sebagai masyarakat yang cerdas kita harus tetap menjalankan pola hidup yang sehat agar tubuh senantiasa sehat sampai di usia yang sudah tua sekalipun.

Kenapa banyak anak muda yang saat ini sudah mengalami sakit kencing manis? Itu karena banyak anak muda di jaman sekerang yang menyepelekan masalah kesehatan, banyak anak muda yang sering mengkomsumsi berbagai minumal beralkohol akar bisa di bilang gaul, padahal minuman beralkohol sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh selain bisa menyebabkan risiko terkena penyakit diabetes terlalu banyak minum alkohol bisa menyebabkan penyakit jantung dan penyakit yang berbahaya lainnya. Saya akan memberitahu sedikit beberapa ciri-ciri atau gejala kencing manis pada wanita yang sering dialami penderitanya.

Gejala Kencing Manis Pada Wanita

Gejala Kencing Manis Pada Wanita

Ciri-Ciri Atau Gejala Kencing Manis Pada Wanita :

  • Mengalami Kenaikan Atau Penurunan Berat Badan

Bagi wanita yang mengalami kenaikan atau penurunan berat badan yang secara drastis sebaiknya anda perlu waspada karena gejala kencing manis pada wanita salah satunya adalah masalah berat badan yang naik atau turun dengan sangat cepat.

  • Sering Merasa Haus

Penderita diabetes biasanya akan merasa kehausan bahkan bisa sampai dehidrasi, gejala kencing manis pada wanita seperti sering merasa haus merupakan gejala yang sangat umum di alami penderita diabetes bahkan bukan hanya pada wanita saja pria yang terkena penyakit ini juga mempunyai gejala yang sama.

  • Sering buang air kecil

Karena sering minum penderita diabetes juga tentunya anda sering buang air kecil terutama di malam hari, dan gejala ini bisa membuat penderita kencing manis menjadi sering kelelahan akibat tidur yang terganggu pada malam hari.

  • Proses Penyembuhan Luka Lama

Untuk kencing manis basah mempunyai ciri atau gejala tersendiri yaitu bila terjadi luka di bagian tubuhnya biasanya luka tersebut sangat sulit untuk sembuh atau kering, bahkan luka tersebut bisa menyebar kemana-mana.

  • Sering Mati Rasa

Gejala yang lainnya adalah mati rasa pada bagian tubuh tertentu, biasanya penderita kencing manis akan sering kesemutan terutama pada bagian tangan, kaki dan jari-jarinya, ini gejala awal dan gejala ini di sebabkan karena peningkatan kadar gula darah didalam tubuh penderita yang bisa merusak saraf tubuh.

  • Pandangan Mata Sering Kabur

Untuk gejala kencing manis pada wanita yang selanjutnya adalah pandangan mata yang sering kabur atau tidak jelas, gejala ini bisa di sebabkan karena kadar glukosa di tubuh meningkat dan membuat pembuluh darah menjadi rusak sehingga cairan yang masuk ke arah mata menjadi terbatas dan akhirnya pandangan mata menjadi kabur. Tetapi gejala ini bisa normal kembali saat kadar gula darah mulai turun atau normal kembali.

  • Mengalami Gangguan Gusi

Penderita diabetes bisa mengalami masalah gangguan pada gusi, seperti pembengkakan gusi, iritasi bahkan penderita kencing manis akan merasa gusinya seperti menyusut.

  • Mengalami Infeksi Jamur

Seseorang yang menderita penyakit kencing manis tentunya daya tahan tubuhnya akan menjadi menurun, dan daya tahan tubuh yang lemah akan memudahkan bakteri atau virus yang lainnya masuk ke dalam tubuh jadi penderita kencing manis akan sering mengalami infeksi akibat jamur.

Nah, gejala kencing manis pada wanita dan juga pria sama saja dan gejala-gejala di atas sangat umum di alami oleh orang yang menderita kencing manis. Sebaiknya bila anda mengalami gejala seperti itu segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit karena bila anda cepat mengetahui penyakit ini maka anda juga bisa melakukan pengobatan secepatnya.

 

 

 

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Kencing Manis Kering

Gejala Kencing Manis Kering – Pada artikel yang satu ini saya akan membahas tentang penyakit kencing manis dan gejala kencing manis kering. Bagi anda semua pastinya anda sudah mengetahui penyakit kencing manis atau diabetes yang sering dialami oleh sebagian masyarakat saat ini, saya akan memberitahu anda apa saja gejala kencing manis kering yang sering dialami penderitanya.

Penyakit kencing manis atau diabetes memeliki dua tipe yang pertama sering disebut dengan penyakit diabetes kering, untuk penyakit tipe pertama tubuh tidak bisa memproduksi insulin lagi dan akhirnya tubuh harus disuntik insulin setiap harinya sedangkan untuk diabetes tipe kedua yang sering dibilang dengan diabetes basah tubuh masih bisa memperoduksi insulin tetapi untuk diabetes basah biasanya lebih beresiko terkena penyakit stroke.

Banyak cara menurunkan gula darah tinggi yang bisa anda lakukan sendiri dengan memanfaatkan beberapa tanaman herbal yang tumbuh disekitar anda, penyakit membutuhkan obat yang khusus untuk mengobatinya karena jika tidak segera diobati penyakit diabetes bisa berbahaya dan menyebabkan resiko kematian yang cukup tinggi.
Penyakit diabetes yang mengakibatkan kadar gula darah didalam tubuh menjadi naik melebihi batas normal akan menimbulkan beberapa gejala kencing manis kering yang pastinya tidak akan membuat anda merasa nyaman dengan gejala yang ditimbulkan.

Beberapa Gejala Kencing Manis Kering Dan Basah Adalah :

  • Sering merasa haus dan dehidrasi
  • Sering buang air kecil
  • Sering Merasa kelelahan saat sedang beraktivitas
  • Sering merasa mual dan muntah
  • Pandangan mata menjadi tidak jelas atau kabur
  • Sering mengalami masalah kulit seperti gatal-gatal
  • Jika terjadi luka susah untuk sembuh (untuk diabetes basah)
  • Penuruna berat badan secara drastis (untuk diabetes kering)
  • Nafsu makan menjadi bertambah
  • Terjadi gangguan pada gusi
  • Bisa terjadi infeksi jamur

Beberapa gejala kencing manis kering diatas sering dialami oleh penderitanya, jika anda mengalami beberapa gejala kencing manis kering seperti diatas sebaiknya anda langsung melakukan beberapa pemeriksaan agar anda dapat mengetahui apakah diri anda positif terkena kencing manis atau tidak. Jika anda benar-benar terkena penyakit kencing manis saya akan memberitahu anda bahan alami yang bisa anda gunakan untuk menurunkan gula darah secara efektif.

Gejala Gula Darah Atau Diabetes

Gejala Kencing Manis Kering

Obat Alami Menurunkan Gula Darah Adalah :

Kulit Manggis

Anda bisa memanfaatkan kulit manggis sebagai obat alami menurunkan diabetes, kulit manggis dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit contohnya penyakit kencing manis atau diabetes. Caranya anda siapkan beberapa kulit manggis kemudian anda cuci bersih kulit manggis tersebut kemudian anda rebus kulit manggis hingga mendidih, saring airnya kemudian anda dinginkan. Minum ramuan tersebut secara rutin untuk mengobati penyakit kencing manis anda.

Daun Sirsak

Wah! Ternyata anda bisa menggunakan daun sirsak sebagai bahan yang alami untuk mengobati penyakit diabetes, daun sirsak sangat bermanfaat untuk berbagai penyakit yang berbahaya seperti kencing manis atau diabetes. Siapkan 7 lembar daun sirsak kemudian anda cuci bersih daun sirsak sampai bersih lalu anda rebus daun sirsak 3 gelas air biarkan air sampai tersisa 1 gelas, setelah itu anda rebus air rebusan daun sirsak secara rutin 3 kali dalam sehari untuk membantu anda menyembuhkan penyakit kencing manis atau diabetes.

Buncis

cara lainnya untuk menurunkan gula darah adalah dengan mengkomsumsi buncis, anda bisa mengkomsumsi buncis setiap harinya agar gula darah didalam tubuh anda menjadi turun. Buncis sangat bagus untuk menurunkan gula darah yang tinggi yang dialami penderita kencing manis atau diabetes.

Mengkudu

Cara mengobati kencing manis yang lainnya adalah dengan menggunakan mengkudu, anda bisa membuat ramuan herbal alami sebagai cara mengobati kencing manis yang efektif. Banyak orang yang menggunakan mengkudu sebagai obat herbal yang alami karena mengkudu mempunyai banyak kandungan vitamin didalamnya anda juga bisa membuat obat kencing manis yang mudah dan juga efektif. Caranya anda siapkan mengkudu yang sudah matang kemudian anda cuci mengkudu tersebut sampai bersih, mengkudu yang sudah bersih bisa anda parut kemudian anda peras daan saring airnya. Air mengkudu yang sudah disaring bisa anda minum secara rutin dan teratur setiap hari untuk membantu menurunkan kadar gula darah didalam tubuh anda.

Beberapa gejala kencing manis kering dan cara menyembuhkannya sudah saya berikan, jika anda ingin mencoba cara-cara tersebut anda bisa melakukannya dengan rutin dan teratur, anda juga harus menjalankan pola hidup yang sehat agar penyakit kencing anda bisa segera sembuh.

 

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , | Leave a comment

Bahagia dengan Diabetes

Bahagia dengan Diabetes menderita diabetes bukan berarti akhir hidup sehat,bahkan anda harus lebih memperhatinkan kesehatan dengan gaya hidup sehat dan memantau kesehatan dengan lebih cermai.Gaya hidup sehat bagi penderita diabetes adalah dengan pola makan yang baik,cukup berolahraga dan aktif secara fisik, mengola berat badan,tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol,serta mengelola stres.

Memantau kesehatan anda bila memiliki diabetes sangat penting untuk mencegah beberapa komplikasi yang terkait dengan diabetes.Hal ini dilakukan dengan mengetahui Kadar Gula Darah anda,tekanan darah dan kadar lemak darah serta kondisi kaki anda dan memeriksakan mata anda untuk retinopati.Dengan disiplin menerapkan gaya hidup sehat dan memantau kesehatan dengan baik,anda bisa hidup bahagia walau dengan diabetes

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , | Leave a comment

Hiperglikemia

Hiperglikemia pada diabetes dapat disebabkan oleh infeksi,melewatkan atau melupakan insulin atau oral obat penurun Gula Darah ,makan terlalu banyak karbohidrat dibandingkan dengan jumlah insulin atau obat diabetes yang diberikan atau makan terlalu banyak karbohidrat pada umumnya,makan terlalu banyak makanan dan memilik terlalu banyak kalori,karena penyakit,peningkatkan stres,penurunan aktivitas atau berolahraga kurang dari biasanya,atau melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat .

Tanda-tanda awal hiperglikemia pada diabetes antara lain peningkatan rasa haus,sakit kepala,kesulitan berkosentrasi,penghlihatan kabur,lebih sering buang air kecil,kelelahan (lemah,perasaan lelah) gula darah lebih dari 180 mg/dL .

Hiperglikemia pada diabetes yang berkepanjangan itu berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi kulit dan vagina,penyembuhan luka lambat,penurunan kemampuan penghlihatan,kerusakan saraf yang membuat kaki dingin tau tidak sensitif terhadap rasa sakit,disfungsi ereksi dan masalah perut dan usus kronis seperti sembelit atau diare.

Penderita diabetes dapat mengalami hipoglikemia karena mengambil pengobatan insulin atau obat diabetes,namun kemudian melewatkan waktu makan,terlambat makan,tau makan sangat sedikit.Bisa juga karena efek samping dari pengobatan diabetes,olahraga terlalu keras tanpa asupan makanan yang cukup,atau minum terlalu banyak alkohol.

Gejala hipoglikemia yang mungkin muncul antara lain kegugupan, berkeringat, kelaparan, gemetar, lemah, palpitasi, atau mengalami kesulitan bicara,Pada kebanyakan pasien,gejala-gejala ini mudah dikenali.Sebagian besar pasien dengan Diabetes hanya mengalami hipoglikemia jika mereka menggunakan obat atau insulin.Gejala memberikan seorang kesempatan untuk meningkatkan kadar Gula Darah sebelum otak terpengaruh.

Hiperglikemia pasien dengan diabetes atau yang memiliki resistensi insulin dengan tingkat sirkulasi yang tinggi juga harus waspada terhadap hipoglikemia dan harus mendapat asupan karbohidrat yang cukup.

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Kencing Manis atau Diabetes

Setiap orang mempunyai kepekaan yang berbeda dan kadang tidak merasakan adanya perubahan pada dirinya. Keluhan seperti rasa capek atau lemah tidak jarang ditemukan dan kerap kali dianggap sebagai akibat dari kurang tidur, depresi atau usia yang bertambah tua.

Banyak orang menjadi kaget dan cemas ketika mengetahui bahwa ternyata diriya adalah pengidap penyakit diabetes. Ini disebabkan karena selain keluhan dan gejala berjalan perlahan dan tidak terasakan, juga karena gejalanya bervariasi, tergantung organ mana yang terkena. Maka wajar bahwa tidak sedikit orang mengetahui dirinya terkena diabetes setelah beberapa tahun dan datang ke dokter setleah mengalami komplikasi.

1. Banyak kencing

Ginjal tidak dapat menyerap kembali glukosa yang berlebihan di dalam darah. Glukosa ini akan menarik air ke luar dari jaringan. Akibatnya, selain kencing menjadi sering dan banyak, Anda juga akan merasa dehidrasi atau kekurangan cairan.

2. Rasa haus

Untuk mengatasi dehidrasi dan rasa haus yang ditimbulkannya, Anda akan banyak minum dan terus minum. Kesalahan yang sering dijumpai adalah bahwa untuk mengatasi rasa haus, Anda mencari softdrink yang manis dan segar. Akibatnya glukosa darah makin naik dan hal ini dapat menimbulkan komplikasi akut yang membahayakan.

3. Berat badan turun

Sebagai kompensasi dari dehidrasi dan banyak minum, Anda mungkin mulai banyak makan. Memang pada mulanya berat badan makin meningkat, tetapi lama kelamaan otot tidak mendapat cukup glukosa untuk tumbuh dan mendapatkan energi. Maka jaringan otot dan lemak harus dipecah untuk memenuhi kebutuhan energi. Berat badan menjadi turun, meskipun Anda banyak makan. Keadaan ii makin diperburuk oleh adanya komplikasi yang timbul kemudian hari.

Badan kurus banyak dijumpai pada penderita diabetes tipe 1. Pada diabetes tipe 2, kebanyakan penderitanya pada awalnya masih berbadan gemuk, tetapi di kemudian hari berat badannya turun.

4. Rasa seperti flu dan lemah

Keluhan diabetes dapat menyerupai sakit flu, rasa capek, lemah dan nafsu makan menurun. Pada diabetes, gula bukan lagi sumber energi karena gliukosa tidak dapat diangkut ke dalam sel untuk menjadi energi.

5. Mata Kabur

Glukosa darah yang tinggi akan menarik pula cairan dari dalam lensa sehingga lensa menjadi tipis. Mata Anda pun mengalami kesulitan untuk fokus dan penglihatan jadi kabur. Apabila Anda bisa mengontrol glukosa darah dengan baik, penglihatan bisa membaik karena lensa kembali normal. Inilah sebabnya orang yang menderita diabetes sering berganti-ganti ukuran kacamata karena glukosa naik-turun dan tidak terkontrol dengan baik.

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tanda-Tanda Penyakit Kencing Manis

A. Gejala Awal Diabetes Melitus

Gejala awal pada penyakit Diabetes Mellitus disebut dengan 3 P, yaitu :

1. Poliuria (banyak kencing)

Ketika kadar gula sudah melebihi batas pada ginjal yang dapat mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadi banyak. Maka seringkali para penderita diabetes mengalami buang air kecil dengan intensitas yang melebihi volume normal (poliuria).

2. Polidipsi (banyak minum)

Karena seringnya buang air kecil, maka para pasien penderita diabetes akan sering haus dan banyak minum (polidipsi). Dengan demikian, sering didapati pada penderita diabetes yang mengalami keluhan lemas, dan menjadi banyak makan (polifagi).

3. Polifagi (banyak makan)

Seorang penderita penyakit diabetes akan selalu merasa kelaparan, hal ini disebabkan oleh ketidakcukupan hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel sehingga tubuh sering merasa lemah. Akibatnya seseorang yang menderita diabetes akan makan dengan porsi yang lebih banyak lagi.

B. Gejala Lanjutan Diabetes Melitus

1. Berat badan berkurang.

Tubuh akan menggunakan simpanan lemak dan protein untuk diubah menjadi tenaga jika proses sekresi pankreas kurang mencukupi jumlah insulin untuk mengubah gula menjadi tenaga. ‘Pengurasan’ simpanan lemak dan protein di tubuh ini menyebabkan berkurangnya berat badan.

2. Penglihatan Menjadi Kabur.

Karena kadar gula darah yang tinggi, maka akan menyebabkan perubahan pada lensa mata sehingga penglihatan menjadi kabur walaupun penderita diabetes tersebut baru saja mengganti kaca mata.

3. Cepat Lelah.

Tubuh cepat merasa lelah, kurang bertenaga dan bahkan seringkali mengantuk, hal ini disebabkan oleh gula di dalam darah yang tidak dapat diubah menjadi tenaga sel-sel tubuh.

4. Gatal Di Daerah Kemaluan.

Infeksi jamur disekitar kemaluan menyebabkan rasa gatal terutama pada wanita.

5. Luka Sulit Sembuh

Pada penderita diabetes, terjadi penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi sehingga jika timbul luka maka luka tersebut akan sulit sembuh. Tidak menutup kemungkinan, jika terjadi infeksi berat di daerah kaki, kemudian akan berpotensi untuk diamputasi hingga kecacatan permanen.

C. Gejala Kronis Diabetes Melitus

1. Impoten / Disfungsi Ereksi & Kesemutan di Kaki. Penyakit Diabetes mampu merusak jaringan saraf dan pembuluh darah baik pada kemaluan maupun pada kaki, sehingga dapat menyebabkan impoten dan kesemutan di kaki.
2. Kerusakan ginjal
3. Gangren (infeksi berat pada kaki hingga membusuk)
4. Kebutaan
5. Serangan Stroke
6. Serangan Jantung Koroner
7. Kematian Mendadak

Jika disadari sejak awal, penyakit diabetes melitus tidak akan menakutkan. Gejala-gejala tersebut jika dibiarkan saja, maka akan menyebabkan komplikasi yang lebih fatal.

Lakukan pemeriksaan dini pada tubuh, tidak perlu menunggu hingga timbul gejala. Karena dengan dilakukan diagnosis dini, dokter dan pasien dapat menanggulangi diabetes melitus dengan baik agar kita mampu mencegah tersebut sebaik-baiknya.

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Penyakit Kencing Manis

Pengobatan harus dilakukan ketika kita sudah terkena serangan diabetes melitus. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kadar gula darah dalam kisaran yang normal sehingga resiko komplikasi akan berkurang.

Beberapa penderita usia lanjut memerlukan sejumlah insulin yang sama setiap harinya dan penderita lainnya perlu menyesuaikan dosis insulin tergantung kepada makanan, olahraga, dan kadar gula darahnya. Kebutuhan akan insulin bervariasi sesuai dengan perubahan dalam makanan dan olah raga.

Insulin yang paling mudah digunakan adalah dengan suntikan sehari sekali dari insulin yang bekerja selama 18-26 jam. Tetapi, ini memberikan kontrol gula darah yang paling minimal. Kontrol yang lebih ketat bisa diperoleh dengan menggabungkan 2 jenis insulin, yakni insulin kerja cepat yaitu bekerja selama 6-8 jam dan insulin kerja sedang yaitu bekerja selama 18-26 jam. Suntikan kedua diberikan pada saat makan malam atau ketika hendak tidur malam. Kontrol yang paling tepat diperoleh dengan menyuntikkan insulin kerja cepat dan insulin kerja sedang pada pagi dan malam hari disertai tambahan suntikan insulin kerja cepat pada siang hari.

Beberapa penderita mengalami resistensi terhadap insulin. Insulin tidak sepenuhnya sama dengan insulin yang dihasilkan oleh tubuh karena itu tubuh bisa membentuk antibodi terhadap insulin pengganti. Antibodi ini mempengaruhi aktivitas insulin sehingga penderita dengan resistensi terhadap insulin harus meningkatkan dosisnya.

Penyuntikan insulin dapat mempengaruhi kulit dan jaringan di bawahnya pada tempat suntikan. Kadang terjadi reaksi alergi yang menyebabkan nyeri dan rasa terbakar, diikuti kemerahan, gatal dan pembengkakan di sekitar tempat penyuntikan selama beberapa jam.

Suntikan sering menyebabkan terbentuknya endapan lemak (sehingga kulit tampak berbenjol-benjol) atau merusak lemak (sehingga kulit berlekuk-lekuk).

Komplikasi tersebut bisa dicegah dengan cara mengganti tempat penyuntikan dan mengganti jenis insulin. Pada pemakaian insulin manusia sintetis jarang terjadi resistensi dan alergi.

Pengobatan penyakit kencing manis juga bisa dilakukan dengan menggunakan obat-obatan hipoglikemik. Obat-obatan tersebut dapat menurunkan kadar gula darah secara tepat pada penderita diabetes tipe II, tetapi tidak efektif pada diabetes tipe I. Contohnya adalah glipizid, gliburid, tolbutamid, dan klorpropamid. Obat ini menurunkan kadar gula darah dengan cara merangsang pelepasan insulin oleh pankreas dan meningkatkan efektivitas. Obat lainnya, yaitu metformin, tidak mempengaruhi pelepasan insulin, tetapi meningkatkan respon tubuh terhadap insulin. Akarbos bekerja dengan cara menunda penyerapan glukosa di dalam usus.

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Diabetes Melitus

Zat kompleks yang terdiri dari gula di dalam dinding pembuluh darah menyebabkan pembuluh darah menebal dan mengalami kebocoran. Akibatnya aliran darah akan berkurang, terutama yang menuju ke kulit dan saraf. Dan, kadar gula darah yang tidak terkontrol cenderung menyebabkan kadar zat lemak dalam darah meningkat sehingga mempercepat terjadinya penimbunan lemak di dalam pembuluh darah.

Sirkulasi darah yang buruk bisa melukai otak, jantung, dan pembuluh darah kecil (mikro) bisa melukai mata, ginjal, saraf dan kulit, serta memperlambat penyembuhan luka.

Diabetes mellitus juga dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, seperti serangan jantung. Serangan-serangan penyakit lain masih dianggap jarang terjadi. Berikut ini merupakan komplikasi jangka panjang yang terjadi akibat buruknya penanganan atau pengelolaan terhadap kolesterol :

1. Pembuluh Darah

Ketika organ atau jaringan ini terkena, plak aterosklerotik terbentuk dan menyumbat arteri berukuran besar atau sedang di jantung, otak, tungkai, dan penis. Dinding pembuluh darah kecil mengalami kerusakan sehingga pembuluh tidak dapat mentransfer oksigen secara normal dan mengalami kebocoran. Untuk itu, komplikasi yang kemudian terjadi adalah sirkulasi yang jelek menyebabkan penyembuhan luka yang jjelek dan bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke, impoten, dan infeksi.

2. Mata

Terjadi kerusakan pada pembuluh darah kecil retina. Sebagai akibatnya, akan terjadi gangguan penglihatan dan pada akhirnya bisa terjadi kebutaan

3. Ginjal

Hal yang terjadi ketika komplikasi mengenai ginjal adalah terjadi penebalan pembuluh darah ginjal, protein bocor ke dalam urin dan darah tidak disaring secara normal. Sebagai akibatnya adalah terjadinya gagal ginjal.

4. Saraf

Terjadi kerusakan saraf karena glukosa tidak di metabolisir secara normal dan karena aliran darah berkurang. Komplikasi yang kemudian terjadi adalah kelemahan pada tungkai yang terjadi secara tiba-tiba atau perlahan, berkurangnya rasa, kesemutan dan nyeri di tangan dan kaki, dan kerusakan saraf menahun.

5. Sistem Saraf Otonom

Terjadi kerusakan pada saraf yang mengendalikan tekanan darah dan saluran pencernaan. Komplikasi yang kemudian timbul adalah terjadi tekanan darah yang naik-turun. Di samping itu, terjadi kesulitan menelan dan perubahan fungsi pencernaan yang kemudian disertai serangan diare.

6. Kulit

Terjadi kekurangan aliran darah ke kulit dan hilangnya rasa yang menyebabkan cedera berulang. Setelah itu, akan timbul luka, infeksi dalam, dan penyembuhan luka yang tidak sempurna.

7. Darah

Terjadi gangguan fungsi sel darah putih dan komplikasinya adalah mudah terkena infeksi, terutama infeksi saluran kemih dan kulit.

8. Jaringan Ikat

Glukosa yang tidak di metabolisir secara normal membuat jaringan menebal atau berkontraksi. Komplikasinya adalah sindroma terowongan karpal.

Posted in Gejala Kencing Manis | Tagged , | Leave a comment